Friday , December 15 2017
Home / Article / Gereja Kepanjen, Gereja permanen pertama di Surabaya .
sochieb

Gereja Kepanjen, Gereja permanen pertama di Surabaya .

Gereja permanen pertama di Surabaya dibangun oleh Pastor H. Waanders yang diresmikan tanggal 22 Maret 1822, lokasi gereja saat itu berada di tikungan Roomsche Kerkstraat dan Komedieplein ( kira kira sekarang Jl Cenderawasih dan Jl Merak )

Pada tahun 1867, bangunan gereja ini mengalami retak-retak akibat gempa bumi, sehingga tanggal 4 April 1899 dibangunlah gereja baru di Tempelstraat ( kini Jl kepanjen ) dengan arsitek W. Weestmas

Gereja kepanjen tahun 1935
Gereja kepanjen tahun 1935

 

penulis didepan Gereja Kepanjen, 2011
penulis didepan Gereja Kepanjen, 2011

 

Dibangun diatas pondasi berjumlah 799 buah kayu galam yang didatangkan dari Kalimantan dan perletakan batu pertama gereja ini pada tanggal 19 Agustus 1899.

Pada pertempuran Surabaya 1945, kawasan Kepanjen dan Kebonrojo tak luput dari amukan artileri tentara Inggris baik dari arah laut maupun serangan serangan dari pesawat udaranya, sebagai gambaran bagaimana pertempuran dikawasan ini bisa dilihat dalam salah satu lukisan M.Sochieb dalam buku “Peristiwa 10 November Dalam Lukisan”

 

foto5 bom

 

foto4 bom

 

sochieb

 

Foto sebelum perang :

foto3 altar kuno

 

foto2 altar kuno

 

Foto saat ini ( Mei 2011 ) :

 

foto7 interior kini

 

foto7 interior altar

 

Hingga hari ini dapat dilihat, beberapa bata dari dinding gereja bila kita amati ada yang memiliki warna berbeda, beberapa lebih terang, beberapa lebih gelap, ini tak lain karena dinding bata tersebut berlubang-lubang karena pertempuran sehingga beberapa bata harus mengalami pergantian.

 

RoodeBrug Heritage crew bersama Bapak Suparto Brata, tampak dinding bata yang dimaksud dalam penjelasan diatas
RoodeBrug Heritage crew bersama Bapak Suparto Brata, tampak dinding bata yang dimaksud dalam penjelasan diatas

 

 

Gereja Kepanjen ini juga memiliki sebuah corner museum, berikut fotonya :

koleksi museum

 

foto bata

 

Terimakasih banyak kepada Ibu Rini, guru SMA Frateran yang telah menemani RoodeBrug Heritage Crew untuk meliput bangunan bersejarah ini juga atas segala penjelasannya.
Demikian sedikit cerita tentang Gereja Kepanjen Surabaya, mari tetap cintai sejarah kota Surabaya dan bangsa Indonesia  =)

ditulis oleh : Devina
foto kuno : dok. provinsialat CM
dok.sekretariat paroki
foto kini : RoodeBrug Heritage Crew

About Ady Setyawan

Ady Setyawan, penulis dan penghobi sejarah terutama era perang kemerdekaan. Buku yang pernah diterbitkan berjudul "Benteng Benteng Surabaya". Menyukai aktivitas fisik luar ruang, lari lintas medan, menyelam, panahan dan terjun payung.

Check Also

Tim Roodebrug Soerabaia saat mengunjungi Jembatan Glienicke

SERPIHAN MERAH PUTIH DI BALIK TEMBOK BERLIN

SERPIHAN MERAH PUTIH DI BALIK TEMBOK BERLIN*   Kamis, 9 Mei 2013. Sidang Tesis tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *