Friday , November 24 2017
Home / Article / Aksi Juang Arek Suroboyo II : Tali Asih Legiun Cacat dan Penelusuran Hidden Bunker
depan-markas

Aksi Juang Arek Suroboyo II : Tali Asih Legiun Cacat dan Penelusuran Hidden Bunker

Hari Minggu 28 Agustus 2011, beberapa hari menjelang Lebaran. Roodebrug Soerabaia mengadakan kegiatan Aksi Juang yang kedua yaitu penggalangan dana untuk para veteran cacat perang kemerdekaan yang saat ini hanya tinggal berjumlah 12 orang saja, yang sebagian dari mereka sudah dalam keadaan sakit karena usia. Hingga hanya 5 veteran saja yang dapat menghadiri acara ini.

Acara ini dihadiri berbagai macam komunitas di Surabaya diantaranya Surabaya Historical Reenactment, Komunitas Pencinta dan Peduli Kereta Api ( Komuter ) , Surabaya Tempo Dulu, Sjarikat Poesaka Soerabaia dan warga Surabaya non komunitas.

Acara dibuka oleh mbak Abigail Niendy dari komunitas Surabaya Historical Reenactment sebagai MC acara, dilanjut dengan sambutan dari Pak Ismunandar selaku Ketua Legiun Cacat Veteran RI Surabaya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan acara berbagi kisah, dimana para veteran ini menceritakan bagaimana kisah pengalaman hidup mereka dalam ganasnya pertempuran mempertahankan kemerdekaan.

Kemudian hasil dari pengumpulan dana diserahkan oleh drg Dian Fajar selaku Ketua Panitia kepada Pak Ismunandar selaku Ketua LCVRI

dan acara diruangan ini ditutup dengan berfoto bersama, setelah berfoto bersama para veteran, peserta jalan-jalan menuju bunker-bunker yang berada d kawasan jalan rajawali, Surabaya.

pintu baja bunker yang masih asli dengan mekanisme buka tutup yang unik
tempat mandi para prajurit penjaga bunker
sumur kuno, dari sumur inilah penghuni bunker mendapat air bersih

didalam bunker

Bunker berikut hanyalah pintu masuk saja, didalamnya dulu terdapat lorong-lorong yag terhubung hingga gedung PTPN dan POLRESTABES Surabaya.

Foto bersama di akhir acara

Terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh penduung acara ini, tak lupa juga ucapan terimakasih kepada rekan-rekan media, Suara Surabaya, JawaPos , Surabaya TV

ditulis oleh : Ady Erlianto Setyawan

foto: Angga Airlangga

About Ady Setyawan

Ady Setyawan, penulis dan penghobi sejarah terutama era perang kemerdekaan. Buku yang pernah diterbitkan berjudul "Benteng Benteng Surabaya". Menyukai aktivitas fisik luar ruang, lari lintas medan, menyelam, panahan dan terjun payung.

Check Also

Tim Roodebrug Soerabaia saat mengunjungi Jembatan Glienicke

SERPIHAN MERAH PUTIH DI BALIK TEMBOK BERLIN

SERPIHAN MERAH PUTIH DI BALIK TEMBOK BERLIN*   Kamis, 9 Mei 2013. Sidang Tesis tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *