Sunday , February 26 2017
Home / Article / Parade Juang Hari Pahlawan 2012
andhika-flowers

Parade Juang Hari Pahlawan 2012

Seperti tahun tahun sebelumnya, dalam parade juang tahun 2012 ini, Roode Brug Soerabaia kebagian jatah tampil di barisan depan. Kami bertugas membawakan teatrikal pembuka dan memberikan bendera Merah Putih kepada Walikota Surabaya tanda Parade telah dibuka.

persiapan kereta. foto: Rachmad Yuliantono
persiapan atas gerbong. foto: Rachmad Yuliantono
persiapan di Lokomotif. Foto: Rachmad Yuliantono
Persiapan diatas kereta. Foto : Andhika Estiyono
Persiapan diatas kereta.foto: Andhika Estiyono
Peran serta komunitas Laskar Rakyat Malang dengan senjata beratnya. Foto: Andhika

Parade kali ini cukup berbeda dengan parade juanf tahun-tahun sebelumnya bahkan bisa dikatakan istimewa karena pada tahun ini dalam teatrikal parade juga dilibatkan kereta api kuno dengan loko tipe D dengan membawa dua gerbong terbuka berisi para pejuang kemerdekaan

serangan laskar kereta api. Foto: Rumahbiru Sidoarjo Photography

Terlibat dalam teatrikal parade ini diantaranya : Roode Brug Soerabaia, Komuter ( Komunitas Pencinta Kereta Api ), PASKAS ( Paguyuban Sepeda Kuno Arek Suroboyo), SatMenwa ITS, SMK St Louis dan warga Surabaya non komunitas.

perang rakyat. Foto: Arief Yanuar
Pasukan dari tentara pelajar SMAK St Louis Surabaya

Tak kalah penting adalah kawan kawan komunitas reenactment itu sendiri yang datang dari Malang ( peserta terbanyak) dan membawa serta arsenal arsenal berat mereka, kawan kawan dari Jakarta ( Wahyu, Adrian, Randi ) , Trenggalek ( Febri )

Teatrikal dimulai ketika kereta api dengan dua gerbong terbuka berhenti tepat ditengah viaduk, diiringi dengan teriakan klakson kereta api dan dentuman tembakan petasan dari para pejuang yang berada diatas kereta api, mereka bertempur dengan pasukan inggris yang dilengkapi kaliber 50mm bersiaga didepan panggung walikota.

<.td>
Pasukan British. Foto : Irfan Bahalwan
Pasukan British India yang pernah diterjunkan dalam kancah Perang Surabaya. Foto: Andhika
Korban bergelimpangan dipihak Inggris. Foto: Agung
Serangan pemuda pemuda Surabaya yang penuh semangat. Foto : Romeo Pattia
“kerusuhan” Surabaya 45. foto: Romeo Pattia
Anggota RoodeBrug yang kebagian tugas serahkan bendera ke walikota. Foto: Andhika E
Budi Djarot berperan sebagai Brigjen Mallaby, Jenderal pertama yang gugur dalam perang Surabaya
Irfan sebagai pimpinan regu musuh. Foto: Agung
reka ulang Mallaby dan dr Soegiri,keliling kota sambil mengibarkan bendera putih tanda gencatan senjata.                    Foto : Romeo Pattia
detik detik penyerahan bendera ke walikota . foto: Hari Yong
Penyerahan bendera dari RoodeBrug, Yolanda Hana ke Walikota Surabaya. Foto: Hari Yong

Serangan ini sesuai fakta sejarah perang Surabaya fase I ( 28-30 Oktober 1945 ) membuat Inggris kalang kabut dan terpaksa mengibarkan bendera putih. Serangan diakhiri dengan penyerahan bendera Merah Putih dari komunitas RoodeBrug kepada Walikota dan dilanjutkan parade yang menggambarkan Mallaby bersama dr Soegiri naik mobil keliling kota Surabaya mengibarkan bendera putih tanda gencatan senjata.

 

Semoga di tahun tahun depan perayaan pertempuran Surabaya 1945 semakin meriah 🙂

ditulis oleh : Ady Erlianto Setyawan

About Ady Setyawan

Ady Setyawan, penulis dan penghobi sejarah terutama era perang kemerdekaan. Buku yang pernah diterbitkan berjudul "Benteng Benteng Surabaya". Menyukai aktivitas fisik luar ruang, lari lintas medan, menyelam, panahan dan terjun payung.

Check Also

museum_house_of_sampoerna_surabaya

Bioskop Sampoerna, Korban Pertama Front Pertempuran Surabaya

Kita mungkin sudah tidak asing mendengar nama Museum House of Sampoerna, namun bagaimana kisah sejarah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *