Friday , July 28 2017
Home / Ady Setyawan

Ady Setyawan

Ady Setyawan, penulis dan penghobi sejarah terutama era perang kemerdekaan. Buku yang pernah diterbitkan berjudul "Benteng Benteng Surabaya". Menyukai aktivitas fisik luar ruang, lari lintas medan, menyelam, panahan dan terjun payung.
ILUSTRASI MATAHARI YANG INGIN TENGGELAM DI BENTENG KEDUNG COWEK

MATAHARI YANG INGIN TENGGELAM DI BENTENG KEDUNG COWEK

 MATAHARI YANG INGIN TENGGELAM DI BENTENG KEDUNG COWEK* Oleh: Joe Pradana   “..sebagian dari mereka tewas di Benteng-Benteng Kedung Cowek. Semoga rakyat Surabaya juga mengenang putera-puteri Sumatera yang gugur sebagai Pahlawan tak dikenal dalam mempertahankan kota Surabaya..” -Wiliater Hutagalung- “semakin banyak darah ku yang menetes pada lantai Benteng ini, aku …

Read More »

Terloepa

(Oleh Ardi Wina Saputra)   Kupandangi dari balik kelambu jendela kamar, puluhan burung besi mengitari langit Surabaya. Menggelepar-geleparkan sayapnya bermandikan terik sang surya. Berderu gaduh riuh menceracau satu sama lain, sepakat hendak memuntahkan isi perut masing-masing. Biasanya, mereka datang untuk menyemburkan halilintar atau menghujani tanah dengan butiran peluru. Namun, kali …

Read More »
Para pelaku pertempuran front Alun alun Contong, anggota PRI 40, berfoto didepan monumen dalam sebuah reuni.

Surat Terbuka Untuk Walikota Surabaya

Assalamualaikum wr wb. Perkenalkan kami dari komunitas sejarah Roodebrug Soerabaia untuk menyampaikan beberapa hal dibawah ini. Menanggapi artikel berita yang dimuat detik.com berjudul “Risma Bereaksi, Benahi Kumuhnya Monumen Hingga Koordinasi Dengan Polisi” tertanggal 16 November 2016 ( tautan terlampir). Dalam artikel ini Walikota memberi klarifikasi bahwa di Alun-alun contong tidak …

Read More »
cover simpang

Pemutaran dan Diskusi Film “Archief van Tranen”

Hari Minggu 9 april 2017 bertempat di ruang Audio Visual Museum 10 Nopember Surabaya. Komunitas Roodebrug Soerabaia bersama komunitas Histori Bersama mengadakan kegiatan pemutaran film dokumenter berjudul “Archief van Tranen” yang dilanjutkan dengan diskusi mengenai isi materi film dan dilanjutkan dengan jalan-jalan ke Balai Pemuda.     Film dokumenter “Archief …

Read More »